Indera Peraba

Indera Peraba (Kulit)

Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan.



Struktur Kulit
Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis.
---------------- // ---------------------

Epidermis
Epidermis tersusun atas empat lapis sel (dari dalam ke luar)
Lapisan germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya.
Lapisan granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam (melanin). Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit, kehitaman, atau kecoklatan.
Lapisan lusidum, merupakan lapisan yang transparan
Lapisan korneum (lapisan tanduk) merupakan lapisan terluar
---------------- // ---------------------
Dermis
Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Serat kuning bersifat elastis/lentur, sehingga kulit dapat mengembang.

Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen, selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Pada waktu dingin atau merasa takut, otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik.

---------------- // ---------------------

Fungsi Kulit
Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam, misalnya otot dan tulang; sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan; sebagai alat ekskresi; serta pengatur suhu tubuh. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba, kulit dilengkapi dengan reseptor reseptor khusus.

---------------- // ---------------------
Reseptor-reseptor pada kulit :
Reseptor Meisner, reseptor yang khusus untuk merespon sentuhan
Reseptor Paccini, reseptor yang khusus untuk merespon rangsangan yang berupa tekanan
Reseptor Ruffini, reseptor yang khusus untuk merespon rangsangan yang berupa panas
Reseptor Krause, reseptor yang khusus untuk merespon rangsangan yang berupa dingin
Reseptor Tanpa Selaput, reseptor yang khusus untuk merespon rangsangan yang berupa nyeri/sakit











4 komentar:

Anonim mengatakan...

Bu Wiwin :
Jika ada pertanyaan seputar materi. Silahkan tuliskan di kotak ini. beri komenta sebagai ANONYMOUS. Selamat bertanya!!

Anonim mengatakan...

terima kasih pelajarannya

Anonim mengatakan...

permisi, saya ingin bertanya, apakah yang dimaksud lapisan lusidum?

Anonim mengatakan...

bagaimana mekanisme kulit merasakan sentuhan ?

Poskan Komentar